7 Tips Memulai Bisnis Rental Mobil Yang Bisa Dicoba

Bisnis rental mobil saat ini sedang populer di masyarakat. Salah satu sebabnya karena permintaan akan sewa mobil makin meningkat. Mobil bisa dikatakan merupakan kendaraan yang paling cocok digunakan untuk beragam keperluan. Orang cenderung lebih nyaman dengan menyewa ketimbang harus memilikinya sendiri.

Dengan sewa mobil, jelas lebih praktis. Tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan, biaya pajak kendaraan dan lain-lain. Inilah yang menyebabkan permintaan sewa mobil terus meningkat. Sehingga bisnis rental mobil pun makin banyak digemari. Bagi yang sudah mulai tertarik memulai bisnis ini, simak tipsnya berikut ini

Bisnis rental mobil

1. Pilih Lokasi Usaha Terbaik

Pertama pilih dulu lokasi usaha. Usahakan lokasi usaha merupakan yang paling sering dilewati banyak orang. Makin sering dilewati, maka peluang bisnis akan diketahui lebih banyak orang akan makin besar.

Ini juga akan memudahkan dalam hal marketing. Terutama soal Direct marketing yang akan dapat bekerja secara langsung dan otomatis dalam hal ini.

2. Pilih Mobil Yang Sekiranya Lebih Banyak Diminati

Setelah tempat usaha berhasil didapatkan, saatnya untuk membeli inventaris bisnis. Untuk yang baru memulai bisnis rental mobil, sebaiknya pilih mobil yang paling banyak diminati orang. Pada umumnya tipe mobil yang sering digemari penyewa adalah tipe MVP. Mobil tipe MVP ini selain hemat bahan bakar juga bisa memuat banyak penumpang.

Ada banyak sekali tipe mobil MVP yang bisa disediakan. Mulai dari Xenia, Avanza, Gran Max, dan masih banyak lagi. Jika mobil telah dibeli, silahkan tetapkan harga sewanya. Harga sewa bisa ditentukan berdasarkan harga beli mobil tersebut.

3. Jangan Sekali-Kali Membeli Mobil Bekas Untuk Kendaraan Operasional

Tips memulai bisnis sewa mobil selanjutnya adalah hindari membeli mobil bekas sebagai inventaris bisnis. Hal ini malah akan memberikan penilaian buruk di mata penyewa. Penyewa pasti lebih suka memilih mobil baru ketimbang mobil bekas karena lebih nyaman.

Selain itu mobil bekas juga rawan terjadi kerusakan. Tidak mau kan, sering-sering mengeluarkan biaya mahal hanya untuk servis kendaraan? Oleh karena itu sangat tidak dianjurkan untuk membeli mobil bekas sebagai kendaraan inventaris bisnis.

4. Jika Memungkinkan Lebih Baik Beli Mobil Secara Kredit

Seumpama modal bisnis tidak mencukupi untuk membeli mobil baru, sebaiknya beli saja secara kredit. Nanti cicilannya bisa dibayar dari uang hasil sewa mobil. Dengan begitu, tidak akan terlalu terbebani dengan utang cicilan pembelian mobil. Akan lebih baik jika modal yang dimiliki cukup besar. Sehingga bisa membeli unit mobil baru tanpa berhutang alias cash.

5. Tetapkan Syarat Dan Ketentuan Sewa Mobil

Bisnis sewa mobil memang punya resiko yang cukup tinggi, salah satunya kemungkinan mobil akan dibawa lari oleh penyewa. Untuk menghindarkan dari resiko tersebut, sebaiknya tetapkan syarat dan ketentuan sewa. Misalnya dengan mewajibkan calon penyewa untuk menyerahkan KTP asli sebagai jaminan.

Bila perlu buatlah surat perjanjian sewa hitam di atas putih supaya lebih aman. Jika memungkinkan bisa juga dengan memasang alat seperti GPS pada mobil. Dengan begini mobil bisa terus terpantau walaupun dalam kondisi dipakai oleh penyewa.

6. Mendaftarkan Mobil Ke Perusahaan Asuransi

Selain dibawa lari oleh penyewa, bisnis seperti ini juga punya resiko lain yang tidak terduga. Misalnya bencana alam, atau kecelakaan. Biaya perbaikan untuk hal-hal tidak terduga seperti itu pasti sangat besar dan belum tentu dananya siap. Untuk itu supaya lebih aman, sebaiknya daftarkan mobil ke pihak asuransi.

Setidaknya dengan begitu, jika mobil rusak karena kejadian tidak terduga seperti kecelakaan dan bencana alam, biaya perbaikan akan lebih ringan. Pihak asuransi akan membantu terkait biaya-biaya tersebut.

7. Mempromosikan Bisnis Rental Mobil

Baru memulai bisnis artinya harus siap untuk promosi besar-besaran. Sebetulnya promosi tidak hanya dilakukan saat memulai bisnis saja. Bisnis sewa mobil pasti banyak sekali pesaingnya. Oleh karena itu harus rajin-rajin untuk melakukan promosi supaya bisnis tetap bertahan.

Jaman sekarang soal promosi memang lebih baik menggunakan metode online. Metode seperti ini dianggap lebih murah. Caranya dengan memasarkannya melalui media sosial, atau membuat website. Jika memungkinkan silahkan lakukan kerjasama dengan pihak lain.

Misalnya saja pemilik hotel. Dengan begitu pengelola hotel bisa membantu menawarkan jasa sewa mobil jika mungkin tamunya membutuhkan. Jika mengandalkan pemasaran offline, silahkan lakukan dengan menyebarkan pamflet, atau pasang iklan di media cetak. Namun biayanya justru akan makin besar.

Itulah beberapa tips ketika memulai bisnis rental mobil. Bisnis ini cukup berpeluang, karena memang saat ini orang lebih suka menyewa mobil ketimbang harus memilikinya sendiri karena cukup merepotkan. Bila ingin mencoba menggeluti bisnis ini, silahkan terapkan tips-tips diatas.

Add Comment