Bonsai Kelapa Media Air dan Cara Tepat Melakukannya

Salah satu tanaman yang paling banyak dilakukan dan paling banyak digemari adalah bonsai. Hal ini dikarenakan bonsai dianggap memiliki keunikan tersendiri baik dari segi bentuk dan ukurannya. Banyak jenis tanaman bonsai yang beredar di pasaran, dan biasanya merupakan tanaman umum dengan jenis semak karena memang mudah. Tapi, bagaimana dengan bonsai kelapa media air?

Hal tersebut pasti masih belum terlalu populer di kalangan masyarakat biasa. Bonsai kelapa ini memang tergolong unik. Karena jika biasanya pohon kelapa bisa memiliki ukuran sampai 20 meter lebih, tapi karena di bonsai ukurannya jadi hanya setengah meter saja atau 500cm. Penasaran dong bagaimana cara membuat bonsai kelapa sendiri? Simak langsung saja di bawah ini.

Teknik Tepat Untuk Melakukan Bonsai Kelapa Media Air

Melakukan bonsai kelapa media air bisa dibilang susah-susah gampang karena memang belum terlalu populer di kalangan masyarakat. Tapi jika sudah menemukan cara yang tepat seperti cara yang ada di bawah ini, maka bonsai kelapa pun sudah bisa dilakukan dengan mudah. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukannya.

1. Mempersiapkan Alat dan Bahan

Sebelum melakukan hal yang lebih jauh untuk melakukan bonsai pada kelapa, ada baiknya untuk mempersiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu. Dengan mempersiapkan alat dan bahan yang lengkap sebelum proses penanaman akan lebih memudahkan proses selanjutnya. Untuk alat dan bahan bonsai kelapa sendiri tidak terlalu rumit, dan hampir sama dengan bonsai pada umumnya.

Pertama adalah siapkan pot, dan media tanam seperti tanah yang kualitasnya baik karena mampu menyerap air lebih cepat. Selanjutnya sediakan juga alat untuk memotong tunas kelapa seperti cutter atau gunting dan jangan lupakan juga tang. Saat pemilihan alat potong ini jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan ukuran bonsai.

2. Memilih Bibit Kelapa yang Bagus

Kedua setelah semua alat dan bahan sudah siap, maka saatnya untuk memilih bibit kelapa yang bagus. Pada rahasia bibit kelapa ini terletak justru pada usia kelapanya. Apabila bibit kelapa semakin tua, malah semakin mempercepat pertumbuhan tunas. Sehingga lebih baik jika memilih bibit kelapa yang sudah tua.

Selanjutnya juga pastikan bahwa bibit kelapa masih berada di pohonnya dan bukan yang sudah terjatuh. Hal ini karena biasanya bibit kelapa yang sudah terjatuh batoknya akan pecah, dan sudah sulit untuk dibonsai. Terakhir sesuaikan juga ukuran bibit kelapa dengan ukuran potnya agar proses penanaman lebih mudah.

3. Menumbuhkan Tunas Kelapa

Proses selanjutnya adalah menumbuhkan tunas kelapa. Taruhlah kelapa di dalam pot yang sebelumnya sudah berisi tanah. Pastikan kualitas tanah dalam kondisi baik, dengan mengecek kemampuannya dalam menyerap air. Lihat juga apakah di dalam tanah itu ada hama yang bisa mengganggu pertumbuhan, jika ada sebaiknya singkirkan.

Setelah memastikan tanah dalam kondisi baik, maka bisa langsung melakukan proses penanaman. Tunggulah selama kurang lebih 2 sampai 3 minggu sampai tunas tumbuh dengan benar-benar kuat. Tentukan juga posisi tanamannya apakah ingin vertikal atau horizontal karena bisa mempengaruhi tumbuhnya bonsai.

4. Membonsai Tunas Kelapa

Ini merupakan cara yang paling penting dalam teknik melakukan bonsai kelapa yakni proses bonsainya terhadap tunas kelapa. Perhatikan apakah tunas sudah tumbuh, jika sudah maka kupaslah sabut kelapa yang ada di bagian belakang kelapa. Pastikan juga tunas sudah tumbuh sekitar 3 sampai 5cm.

Dalam melakukan pemotongan ini, potonglah lebih kurang 1/3 bagian dari kelapa. Lakukan sayatan berupa garis vertikal dimulai dari tunas hingga menyentuh batok. Setelahnya bersihkan dan pisahkan batok dari sabut kelapa. Proses bonsai pun telah selesai dilakukan, dan bonsai kelapa telah jadi.

Cara Merawat Bonsai Kelapa Media Air

Ternyata melakukan bonsai pada kelapa tidak terlalu sulit hanya dengan empat tahapan, maka bonsai yang jarang ditemukan ini sudah bisa didapatkan. Selain cara membuatnya, cara merawatnya juga perlu diperhatikan. Seperti melakukan penyiraman rutin sebanyak satu kali dalam sehari. Penyiraman ini bisa dilakukan pagi atau sore.

Pastikan juga untuk menyiramnya secukupnya, tidak sampai air menjadi becek di sekitaran tanah. Selain itu juga perhatikan kesehatan tumbuhan jangan sampai ada hama yang mengganggu di sekitarnya. Bila sudah terlanjur ada hama yang mengganggu, maka singkirkan hama tersebut menggunakan pupuk organik atau pestisida alami.

Itulah tadi pembahasan singkat mengenai bonsai kelapa media air. Karena tanaman ini jarang ditemukan, tidak ada salahnya untuk memulai membudidayakan tanaman ini agar rumah jadi lebih unik. Caranya pun gampang baik dari teknik pembuatan sampai cara merawat. Meskipun begitu mesti harus telaten dan memperlakukan tanaman ini dengan baik.

Add Comment