7 Tips Merawat Burung Kacer Agar Sehat Dan Selalu Berkicau.

Kucica Kampung ( Copsychus saularis) atau di Indonesia sering disebut dengan burung kacer merupakan salah satu jenis burung pengicau yang sebelunya masuk ke dalam Family Murai namun sekarang masuk kedalam Muscicapidae.

Burung ini memiliki ciri umum berupa tubuh yang berwarna hitam kombinasi putih dengan ekornya yang panjang. Ketika burung ini mencari makan atau sedang bertengger di dahan, ekornya akan terangkat keatas untuk menunjukkan keagungannya pada burung yang lain.

Burung ini banyak tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Selatan namun sekarang sudah jarang ditemui karena perburuan liar untuk kebutuhan peliharaan. Di pulau Jawa, burung ini sering disebut dengan burung srintil.

Burung ini memiliki kecepatan terbang yang tinggi bahkan lebih cepat dari Murai Batu. Burung kacer tidak memiliki koloni tertentu dan hidup terpisah satu sama lain. Mereka hanya akan tampak bersama pasangannya ketika musim kawin tiba.

Karakteristik Burung Kacer

burung kacer

Sebelum memelihara burung kacer, ada baiknya anda mengetahui karakteristik dari burung ini agar anda tidak kaget karena burung ini memiliki sifat yang unik dibanding burung peliharaan yang lain.

Emosional,

ternyata bukan hanya manusia yang emosional. Brung kucer termasuk dalam burung yang emosional. Ketika burung ini mendengar suara atau melihat burung lain terbang memasuki wilayah kekuasaannya burung ini akan naik darah sehingga siap untuk bertarung.

Mudah Beradaptasi,

burung kacer ini biasanya tidak tinggal menetap (berpindah pindah) maka dari itu, burung ini terkenal mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

Jinak,

karena burung ini mudah beradaptasi, maka burung ini juga termasuk spesias yang mudah jinak terhadap pemilik barunya.

Birahi Gampang Naik,

masih berhubungan dengan sifatnya yang emosional, birahi burung ini mudah sekali naik hanya karena dipicu hal hal sederhana seperti Ekstra Fooding, terlalu lama dijemur dan melhat burung betina yang cantik. Jika birahinya sedang naik, burung ini harus segera ditenangkan agar tidak stress.

Karakteristik Burung Kacer yang Bagus

burung kacer

Jika anda berniat memelihara burung kacer untuk dilombakan, ada baiknya untuk memperhatikan karakteristik berikut :

Jantan yang kuat.

Burung kacer jantan yang kuat biasanya ditandai dengan warna bulu yang hitam legam dan mengkilap. Garis perbedaan bulu hitam dan bulu putihnyapun jelas.

Ciri Paruh.

Untuk burung yang akan dilombakan, pilihlah burung berparuh lebar pada bagian pangkalnya, cenderung tebal, dan berukuran lebih panjang. Pastikan paruh burung kucer yang bagian bawah lurus dengan posisi lubang hidung yang dekat dengan mata. Burung dengan ciri paruh tersebut dinilai sebagai bibit yang unggul.

Ciri Kepala dan Mata.

Burung kucer yang bagus biasanya memiliki mata yang bulat besar dan terlihat melotot dengan kepala yang cenderung kotak.

Ciri Leher.  

Leher burung kacer yang bagus biasanya tampak panjang dan berisi. Terasa sedikit keras ketika di pegang. Leher yang kuat menandakan suara dan energi yang kuat dari burung kucer.

Ciri Tubuh.

Pilih burung kucer yang berbadan sedang dengan leher yang panjang. Perhatikan kaki burung kucer, jangan sampai memilih burung yang memiliki kaki tidak serasi.

Ciri Sayap dan kaki.

Kaki burung kucer yang baik adalah uang besar dan cenderung kering dengan sayp yang mengapit rapat. Burung kucer berkualitas biasanya akan mencengkram kuat ketka diambil dari kandang.

Nafsu makan.

Burung kucer ermental juara biasanya memiliki nafsu makan yang besar dan enggan memakan bahan bahan yang tidak berkualitas.

Pakan Burung Kacer yang Baik

burung kacer

Untuk membentuk burung kucer yang bermental juara, pastikan pakan yang anda berikan pada burung adalah pakan yang berkualitas dan enak.

Voer

Voer merupakan pakan utama dari burung kacer. Perhatikan protein yang terkandung dalam makanan ini. Pilih voer dengan kandungan protein sedang yakni sekitar 12 % – 18 % untuk menjaga metabolisme burung kacer. Karena burung kacer memiliki nafsu makan yang besar, pastikan voer selalu tersedia dalam kandangnya.

Jika hingga berganti hari voer tidak habis dimakan oleh burung kacer, ganti voer dengan yang baru karena bisa jadi dalam voer yang lama sudah terkandung bakteri buruk yang akan mengganggu pencernaan burung.

EF (Ekstra Fooding)

Ekstra fooding merupakan makanan tambahan yang akan menambah energi dari burung kacer. Beberapa Ekstra Fooding yang bagus untuk kesehatan burung kacer adalah jangkrik, undur – undur, kroto (semut rangkang), cacing tanah kecil, ulat hongkong, ulat bambu, bayi kelabang dan masih banyak lagi. Pemberian pakan tambahan ini harus benar benar diperhatikan karena pemberian ekstra fooding yang berlebihan justru akan memicu birahi burung kacer naik.

Setiap burung kacer juga memiliki makanan kesukaan masing, dalam artian tidak semua burung kacer dapat memakan ekstra fooding yang sama. Jangan berikan ekstra fooding secara langsung pada mulut burung kacer. Cara memberi pakan tambahan yang benar adalah dengan memasukkan EF pada wadah dari Voeerharian burung.

Perawatan Harian Burung Kacer untuk Siap Lomba

burung kacer
  1. Angin anginkan burung kacer pada saat matahari sedang hangat (sekitar pukul 7 pagi). Setengah jam kemudian, mandikan burung kacer dengan cara disemprot halus.
  2. Bersihkan kandang burung kacer setiap hari untuk menjaga burung dari virus dan bakteri di kandang.
  3. Ganti makanan voer dan inuman burung setiap hari untuk menghindari kontaminasi makanan.
  4. Berikan EF sebanyak 2 ekor (misalkan 2 ekor jangkrik atau 2 ekor kroto) pada sarapan burung kacer dengan cara mencampurkannya kedalam voer. Cukup letakkan dan benamkan pada voer tanpa mencincang atau memotongnya.
  5. Setelah mandi, brung kocer diangin anginkan sekitar 2 – 3 jam per hari ingga matahri mulai sedikit tinggi (sekitar pukul 10 – 11 pagi).
  6. Selama penjemuran, pastikan bahwa burung kacer tidak melihat burung betina lain yang akan memacu birahinya.
  7. Setelah dijemur, biarkan burung kacer masuk ke teras dan tutupi kandang dengan kerodong.
  8. Mulai dari siang hari (sekitar pukul 11 siang – 3 sore), buatlah burung terbiasa bersuara menggunakan suara master atau suara burung burung lain tanpa membuka kerodong dari kandangnya. Terlalu sering membuka kerodong dari kandang akan membuat burung stress dan justru mengeluarkan yang .
  9. Pada sore hari ketika matahari sedang hangat (sekitar pukul 4 sore, angin anginakan kemabali di teras untuk menjaga mood dari burung kacer yang dipelihara.
  10. Berikan Ekstra Fooding tambahan di sore hari dengan jumlah yang sama dengan EF di pagi hari.
  11. Ketika langit mulai menggelap, tutup kembali kerodong kandang dan masukkan kedalam tempatnya. Picu brung kacer untuk bersuara menggunakan suara master.
  12. Pada pukul 9 malam, hentikan suara master dan biarkan burung kacer beristriahat sampai dengan pagi hari dan lakukan kembali urutan pertama.

Nah itulah tadi ulasan lengkap mengenai burung kucer si pengicau kecil yang terbang cepat. Semoga informasi yang kami bagikan diatas bisa berguna.

Add Comment