Cara Budidaya Strawberry Agar Dapat Menghasilkan Panen Berlimpah

Tanaman strawberry merupakan salah satu tanaman buah yang populer ditanam di daerah dengan hawa sejuk atau bahkan dingin. Akan tetapi, tak sedikit pula orang yang ingin mengetahui cara menanam strawberry yang tepat.

Hal ini tak terlepas dari tingginya permintaan tanaman strawberry yang bisa membuka peluang untuk membuka usaha budidaya strawberry. Maka anda harus mengetahui hal-hal yang penting dalam memulai budidaya strawberry salah satunya berikut,

Keunggulan Buah Strawberry

Buah yang satu ini memang menarik serta memiliki rasa yang unik, yaitu memiliki rasa manis atau sedikit asam.

Apa saja keunggulan buah strawberry yang menarik banyak orang menyukainya, berikut ulasannya:

a. Kandungan Gizi Buah

Buah strawberry juga seperti jenis buah lainnya yang memiliki kandungan gizi yang banyak. Ada beberapa kandungan vitamin C sebesar 56,7 mg, natrium sebesar 1 mg, Kalium sebesar 166 mg, Kalsium 14 mg dan masih banyak kandungan lainnya yang sangat bagus untuk kesehatan.

b. Bagus Untuk Kesehatan

Buah strawberry memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti ellagic acid, antosianin, kaempferol, dan quercetin.

Antioksidan tersebut yang bagus untuk meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi resiko kesehatannya lainnya seperti kanker, selain itu bagus juga untuk kecantikan dan mempercantik kulit

c. Kegunaan Daun dan Akar

Mungkin beberapa orang tertarik dengan buah strawberry saja, namun anda harus tau juga daun dan akar strawberry juga memiliki kegunaan yang bagus salah satunya untuk kesehatan.

Salah satunya dalam berperan untuk meningkatkan kesehatan seperti memulihkan nyeri sendi atau obat untuk diabetes.

d. Market Luas

Keunggulan buah mungil dan unik yang satu ini memang memiliki permintaan pasar yang meningkat dan tergolong potensial.

Market yang cukup luas tidak hanya permintaan untuk dijual buah saja, Strawberry juga memiliki potensi untuk meluas untuk berbagai macam olahan industri kecil maupun besar.

Dengan keunggulan dan peluang yang sedemikian besarnya tentu buah strawberry menjadi prospek agribisnis yang sangat menarik dan menjanjikan.

Maka dari itu untuk memulai budidaya strawberry yang sesuai, anda bisa menyimak ulasan terkait budidaya strawberry berikut ini,

Syarat Tumbuh Tanaman Strawberry

Langkah awal untuk menunjang syarat tumbuh tanaman strawberry yang bagus, tentu hal yang penting dilakukan adalah memperhatikan syarat tumbuh tanaman secara tepat, berikut ulasannya:

a. Jenis Media Tanam

Untuk menunjang media tanam yang sesuai bagi tanaman strawberry maka anda perlu mengetahui media tanam yang tepat. Salah satunya media tanam yang tepat yaitu tanah liat berpasir, memiliki kesuburan yang bagus, tekstur tanahnya gembur. Selain itu media tanam yang bagus untuk tanaman strawberry mengandungan bahan organik, kandungan air dan udara yang bagus.

b. pH Tanah

Setelah mengetahui jenis media tanam yang bagus untuk tanaman strawberry, anda harus mengetahui juga pH tanah yang dibutuhkan tanaman strawberry.

Untuk skala besar seperti budidaya strawberry maka yang dibutuhkan pH tanah antara 5,4 sampai 7,0 (asam sampai netral)

c. Ketinggian Tempat Tumbuh

Tanaman strawberry sangat bagus dan optimal jika tumbuh pada ketinggian tempat seperti 1.000 mdpl sampai 1.500 mdpl.

Indonesia juga memiliki banyak dataran tinggi yang tentunya sangatlah sesuai untuk menjadi tempat budidaya strawberry yang bagus.

d. Iklim

Tanaman strawberry juga sangat bergantung dengan iklim sekitar lingkungannya, salah satu kebutuhan iklim yang sesuai adalah memiliki intensitas curah hujan 600-700 mm/tahun.

Selain itu intensitas penyinaran cahaya matahari yang dibutuhkan tanaman strawberry adalah 8 sampai 10 jam dengan temperatur suhu 17 sampai 20oC. Untuk kebutuhan kelembapan udara yang sesuai untuk tanaman strawberry 80% sampai 90% yang akan menunjang dan memaksimalkan pertumbuhan tanaman strawberry.

Cara Memilih Bibit Strawberry

Pemilihan bibit yang tepat akan menunjang pertumbuhan tanaman secara maksimal. Hal inilah yang menjadikan pemilihan bibit strawberry yang bagus tentu akan memiliki hasil optimal juga.

Beberapa jenis bibit strawberry yang bisa dipilih salah satunya berikut ini,

a. Bibit dari Biji Strawberry

Anda jika bisa memilih benih dari biji strawberry yang berasal dari indukan buah atau tanaman yang bagus kualitasnya. Memilih bibit dari biji strawberry cocok untuk anda yang menjadi pemula untuk budidaya strawberry.

Namun bisa juga mendapatkan benih strawberry yang berkualitas dengan membeli di toko pertanian atau beberapa tempat yang menyediakan benih yang berkualitas.

b. Bibit dari Benih Vegetatif

Untuk bibit dari benih vegetatif bisa berasal dari anakan dari indukan tanaman yang bagus, perbanyakan dengan stolon yang dipilih dari indukan tanaman yang memiliki akar sulur pertama juga kedua.

Kedua jenis bibit tersebut memiliki keunggulan masing-masing yang tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda. Untuk mendapatkan bibit yang memiliki daya tumbuh yang bagus haruslah melalui proses semai atau perbanyakan yang akan diulas pada tahapan selanjutnya,

Proses Semai dan Perbanyakan Bibit Strawberry

Tahapan budidaya strawberry selanjutnya dengan melakukan perbanyakan atau proses semai bibit strawberry tujuannya agar mendapatkan bibit strawberry yang seragam dan bagus, anda bisa melakukan proses pembibitan untuk 2 jenis bibit untuk menunjang pertumbuhan secara tepat seperti berikut ini,

A. Perbanyakan dan Semai Dari Biji

Biji yang sudah dipilih jika berasal dari buah strawberry langsung maka sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sedangkan jika anda membeli dari toko pertanian atau sejenisnya

Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah merendam biji atau benih strawberry dengan Pupuk Organik Cair Spesialis Buah-buahan  dengan takaran dosis 50 ml untuk 1 liter air selama kurang lebih 30 menit

Buat media persemaian dari polybag dengan komposisi media tanam seperti tanah, campuran pasir, kompos atau pupuk kandang perbandingan 1:1:1 dan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman saat proses semai tambahkan Granule Bio Organik  dengan takaran dosis 20 gram/polybag dengan cara ditebar secara merata dan Black BOS dengan takaran dosis 1:100 kocor sebanyak 1 gelas/polybag

Setelah itu lubangi campuran media tanam yang sudah siap, dan masukkan biji atau benih strawberry siap semai.

Simpan polybag berisi benih atau biji semai pada tempat yang memiliki suhu lingkungan yang berkisar 18 – 20 derajat C dan untuk perawatan siram benih serta tunggu sampai beberapa hari tumbuh helai daun baru dipindahkan ke lahan tanam.

B. Perbanyakan dan Semai Dengan Vegetatif

Penyemaian dan proses perbanyakan bibit strawberry secara vegetatif yaitu menggunakan tanaman indukan yang berumur 1 sampai 2 tahun.

Berikut 2 jenis perbanyakan atau proses tahapan semai bibit strawberry yaitu,

a. Metode Stolon

Persemaian dengan metode stolon adalah metode yang menggunakan indukan tanaman strawberry yang memiliki akar sulur.

Kelebihan menggunakan metode ini dapat menghasilkan klon tanaman indukan yang mampu tumbuh di tanah dengan mudah, berikut tahapannya:

Anda bisa menyiapkan campuran tanah, pasir, kompos atau pupuk kandang perbandingan 1:1:1 dan untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman saat proses semai tambahkan Granule Bio Organik  dengan takaran dosis 20 gram/polybag dengan cara ditebar secara merata dan Black BOS dengan takaran dosis 1:100 kocor sebanyak 1 gelas/polybag

Kemudian masukkan pada polybag ukuran 18×15 cm

Langkah selanjutnya, tanaman strawberry yang memiliki 2 akar sulur dipotong dan pindahkan dengan hati-hati pada media tanam semai yang tadi sudap disiapkan

Untuk perawatannya pastikan anda memperhatikan sampai tumbuh daun rimbun dan tinggi tanaman mencapai tinggi 10 cm. Maka bibit stolon bisa dipindah ke lahan tanam

b. Metode Perbanyakan Anakan

Perbanyakan anakan dan proses penyemaiannya didapatkan dari indukan tanaman strawberry yang bagus, berikut tahapannya:

Anda harus menyiapkan polybag berukuran 18×15 cm juga seperti metode stolon.

Isi polybag tersebut dengan campuran tanah, pasir, kompos atau pupuk kandang perbandingan 1:1:1 dan untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman saat proses semai tambahkan Granule Bio Organik  dengan takaran dosis 20 gram/polybag dengan cara ditebar secara merata dan Black BOS dengan takaran dosis 1:100 kocor sebanyak 1 gelas/polybag

Untuk perawatannya sendiri taruh pada tempat penyemaian yang memilih atas plastik dengan begitu bibit semai akan tumbuh dan siap untuk dipindahkan ke lahan tanam

Fungsi penggunaan POC Spesialis Buah-buahan pada proses perendaman biji untuk memaksimalkan proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman oleh bakteri bacillus brevis.

Sedangkan pengaplikasian Granule Bio Organik  dan Black BOS pada proses penyemaian bibit untuk memaksimalkan pertumbuhan, produktifitas dan imunitas, sehingga dapat meningkatkan resistensi terhadap berbagai penyakit

Pengolahan Lahan Tanam

Selanjutnya dalam mengolah lahan tanam untuk tanaman strawberry, pengolahan lahan tanam yang bagus yaitu dengan menggunakan mulsa.

Tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan dan hasilnya lebih maksimal, berikut tahapan pengolahan lahan tanam yang tepat:

Anda bisa mengolah lahan tanam dengan mencangkul tanah sedalam 30 sampai 40 cm dan mengolah tanah hingga nampak gembur.

Kemudian pembuatan bedengan dengan ukuran lebar 80×120 cm, jarak antar bedengan 40 sampai 60 cm dengan tinggi 30 sampai 40 cm pastikan juga panjang disesuaikan dengan luas lahan ya lur.

Selanjutnya mencampurkan tanah yang sudah dalam kondisi basah atau lembab dengan pupuk kandang dan Bio Organik Granule  sebanyak 150 kg/ha kemudian kocor dengan Black Bos sebanyak 5 kg/ha

Terakhir anda bisa menutup bedengan dengan mulsa plastik dan jangan lupa membuat lubang tanam dengan jarak antar lubang 30 cm

Penggunaan Bio Organik Granule untuk pengolahan tanah untuk memaksimalkan unsur hara makro dan mikro yang terkandung didalamnya berfungsi sebagai pupuk untuk menutrisi tanaman serta memperbaiki sifat-sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

Sedangkan kombinasi Black BOS untuk membuka pori-pori tanah lebih cepat sehingga tanah yang keras menjadi lebih gembur dan subur. Jadi anda harus mengkombinasikan keduanya agar proses awal budidaya strawberry berjalan maksimal.

Proses Penanaman Bibit Strawberry

Untuk proses penanaman bibit strawberry ke lahan tanam, pastikan sudah bibit yang akan ditanam sudah bisa dipindahkan ke lahan tanam sesuai masing-masing metode pembibitan yang anda pilih sebelumnya.

Berikut langkah-langkah pemindahan bibit tanaman sebagai berikut:

Untuk memindahkan bibit strawberry dari polybag ke media tanam, pastikan untuk menyirami terlebih dahulu dengan air agar tanah basah dan bibit strawberry bisa dikeluarkan dengan mudah. Pastikan anda mengeluarkan bibit beserta media tanamnya secara hati-hati ya.

Kemudian pindahkan bibit strawberry tersebut kedalam lubang tanam, setelah itu pada sekitar pangkal batang kemudian padatkan tanah.

Nah, pastikan proses penanamannya sesuai ya lur, maka untuk perawatannya setelah proses menanam semprotkan Pupuk Organik Cair Spesialis Buah secara merata dengan takaran 2 gelas air mineral/tangki dan dosisnya 8 liter/ha. Jangan lupa anda harus mengaplikasikan setiap seminggu.

Salah satu manfaat pengaplikasian Pupuk Organik Cair Spesialis Tanaman Buah adanya kandungan bakteri premium seperti Bacillus pumillus yang dapat membantu menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga dapat meningkatkan tinggi & besar batang tanaman dengan cepat.

Untuk anda yang ingin menanam dalam skala besar, bisa langsung membaca Cara Menanam Strawberry di Pot, Mudah dan Cepat Berbuah

Cara Merawat Tanaman Strawberry

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam cara merawat pohon strawberry di dataran rendah, mulai dari proses penyiraman, proses pemupukan, dan penanggulangan hama dan penyakit.

Proses Penyiraman Tanaman Strawberry

Penyiraman tanaman strawberry dilakukan selama 2 kali sehari pada musim kemarau. Hal ini bertujuan agar tanaman strawberry tetap terjaga kelembapannya.

Selain itu, proses penyiraman yang demikian akan membuat budidaya tanaman stroberi bisa berjalan dengan lancar karena unsur hara dalam tanah bisa terserap dengan baik.

Anda juga bisa menyemprotkan air dingin atau es pada pagi dan sore hari selama satu bulan penuh pada masa adaptasi tanaman strawberry.

Jika sudah memasuki bulan kedua, lakukan penyemprotan air dingin atau es itu selama 3 hari sekali.

Proses Pemupukan Dalam Budidaya Strawberry

Pemupukan untuk perawatan tanaman strawberry agar lebih optimal dan bagus hasilnya pada usia 30 HST, pastikan untuk memaksimalkan perawatan dengan mengaplikasikan Granule Bio Organik  dengan dosis 150 kg/ha dengan cara tabur merata pada lubang bedengan atau dalam mulsa setiap tanamannya.

Setelah itu kombinasikan dengan menyemprotkan Black BOS secara merata disekitar lubang tanaman dengan dosis 5 kg/ha dengan takaran 1 gelas air mineral per tangki.

Berlanjut dengan mengaplikasikan Pupuk Organik Cair Spesialis Tanaman Buah dengan dosis 8 liter/ha dengan takaran 2 gelas air mineral per tangki.

Anda harus mengaplikasikan setiap 10 hari sekali dengan menyemprot secara merata ke tanaman.

Kombinasi ketiga produk vitamin untuk pemupukan tanaman strawberry tentu saja mengoptimalkan pertumbuhan buah dan meningkatkan daya tahan terhadap serangan penyakit..

Penanggulangan Hama dan Penyakit pada Tanaman Strawberry

Tanaman strawberry yang berasal dari daerah dingin tentu akan mudah terserang penyakit, Ada beberapa hama yang biasanya menyerang tanaman strawberry, yaitu belalang, thrips, mealibung, serta kutu kuning.

Hama tersebut dapat diatasi dengan pestisida jenis curacron. Dosis yang bisa digunakan adalah 1 sampai dengan 2 mL per liter air bersih.

Sementara itu, penyakit yang bisa menyerang tanaman strawberry adalah busuk akar dan busuk daun.

Penanggulangan penyakit pada budidaya tanaman strawberry tersebut adalah dengan menghilangkan bagian-bagian yang terkena penyakit agar tidak menular ke bagian yang lain.

Pastikan anda diawal masa budidaya strawberry menggunakan produk  pupuk berkualitas, sebab bakteri premium  PUPUK BERKUAITAS dapat menghambat serangan penyakit maupun hama.

Pembungkusan Bakal Buah Tanaman Strawberry

Pada usia dua hingga tiga bulan, tanaman strawberry biasanya akan mulai menghasilkan buah.

Untuk mencegah bakal buah terserang penyakit atau rusak karena terpapar sinar matahari secara langsung, bakal buah bisa ditutup dengan plastik hitam.

Selain agar bakal buah tidak terserang penyakit atau rusak karena terpapar sinar matahari, bakal buah yang ditutup juga mengurangi resiko penguapan yang membuat buah menjadi kering.

Proses Panen Buah Strawberry

Dalam proses budidaya yang cukup panjang tentu saja anda menantikan panen buah strawberry yang menunjukkan tekstur buah yang kenyal dan warna buah yang sudah berubah warna merah.

Untuk buah yang matang biasanya berumur 2 minggu, maka aroma buah matang akan tercium dan itu pertanda anda bisa langsung memanennya.

Proses memanennya anda harus menggunakan gunting dengan cara memotong bagian tangkai buah ya, tujuannya agar tidak merusak bagian tanaman maupun strawberry.

Proses memanen buah strawberry ini bisa dilakukan 2 kali dalam seminggu, lumayan kan lur.

Proses Pasca Panen

Buah yang sudah dipanen tadi pastikan taruh pada bagian wadah, untuk menempatkannya haruslah hati-hati sebab buah yang matang mudah cenderung mudah rusak.

Setelah itu, untuk membersihkan buah strawberry tersebut bisa dengan air mengalir lalu tiriskan dan taruh pada rak penyimpanan.

Untuk tempat penyimpanannya dibutuhkan tempat yang teduh dan pastikan sortir berdasarkan tingkatan kualitasnya ya lur, jangan lupa kemas ya dalam mika plastik ukuran yang disesuaikan bisa menggunakkan 1/4 atau 1/2 kg pastikan sudah dilubangi plastiknya ya lur.

Itulah panduan budidaya strawberry yang dapat memaksimalkan panen buah secara optimal. Pastinya dengan mengikuti panduan secara tepat dan bertahap tentu akan menghasilkan panen yang memuaskan.

Tinggalkan Balasan