Cara Pencairan Bansos Kartu Sembako/BPNT Rp200 Ribu, Cair Mulai Hari ini 1 Juli 2021

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, telah melakukan keterangan pers terkait program bantuan sosial (bansos) 2021, pada Selasa, 29 Desember 2020, yang didampingi oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Muhadjir menyampaikan, bahwa program bansos Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), akan diubah menjadi bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp200.000 per penerima bantuan.

Nantinya, dana bantuan tersebut akan diberikan langsung oleh petugas PT Pos ke alamat rumah penerima. Sehingga penerima tidak harus mengantre di kantor Pos.

“Untuk wilayah Jabodetabek, yang tahun 2020 menggunakan skema sembako, akan diubah menjadi bantuan langsung tunai (BLT), yang nanti akan diantar oleh tenaga dari PT Pos ke rumah. Jadi tidak perlu datang ke kantor Pos, karena takut menimbulkan kerumunan.”

“Karena itu akan diantar ke masing-masing alamat, dengan teknik yang sudah diatur oleh Bu Risma (Mensos),” kata Muhadjir, seperti dikutip Dindasupriatna.com dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

1. Pastikan Anda peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Data Terpadu Keluarga Sosial (DTKS) dan memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

2. Uang bantuan bansos Kartu Sembako/BPNT khusus di Jabodetabek, akan disalurkan langsung ke alamat penerima oleh petugas POS.

3. Penerima bansos Kartu Sembako/BPNT yang telah memiliki KKS juga dapat langsung datang ke e-warong (Elektronik Warung Gotong Royong) terdekat.

Agen e-warong adalah Agen bank, pedagang dan/atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan Bank Penyalur Himbara, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Bagi Anda yang ingin mendapatkan bansos Rp200.000, namun belum memiliki KKS, dapat membuatnya terlebih dahulu.

Untuk lebih jelasnya, berikut cara untuk membuat KKS untuk mendapatkan bansos Rp200.000.

Cara Membuat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

  1. Tidak ada pendaftaran secara online. Lakukan pendaftaran peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ke aparat pemerintah daerah setempat seperti RT/RW atau ke Kantor Kelurahan/Desa.

2. Setelah mendaftar, nantinya akan mendapat surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran di tempat yang telah ditentukan.

3. Setelahnya, Anda membawa data pelengkap seperti KTP, NIK, Kartu Keluarga (KK), dan Kode Unik Keluarga dalam Data Terpadu.

4. Data yang telah dilengkapi, kemudian akan diproses oleh Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), kantor kelurahan, dan kantor Walikota/Kabupaten.

5. Setelah berhasil diverifikasi, nantinya akan dibuatkan rekening bank, dan akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Untuk mengecek nama Anda terdaftar sebagai bansos Rp200.000, Anda bisa cek status kepesertaan Anda di dtks.kemensos.go.id atau melalui aplikasi SIKS-Dataku yang bisa diunduh di Google Play Store.

Layanan Pengaduan

Jika terdapat pengaduan permasalahan, dapat menghubungi via email ke bansoscovid19@kemsos.go.id.

Bisa juga melalui Whatsapp ke nomor 0811-1022-210. Layanan Whatsapp ini tidak menerima layanan telepon. Anda bisa kirimkan pesan dengan format: Nama lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat Lengkap (spasi) Aduan.***

Tinggalkan Balasan