Pengertian Hipotek Hutang Jangka Panjang, serta Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian Hipotek Hutang Jangka Panjang – Perlu diketahui, hipotek merupakan hutang jangka panjang yang pelaksanaanya dengan menjaminkan suatu barang atau harta yang tidak bergerak seperti rumah, tanah dan lain sebagainya.

hipotek

Pengajuan hipotek bisa dilakukan di lembaga-lembaga pembiayan (lembaga leasing) seperti bank, KPR, pegadaian dan lembaga pembiayan lainya. Namun umumnya, lembaga leasing yang melayani pengajuan hipotek adalah bank. Pengertian Hipotek Hutang Jangka Panjang Masa waktu perjanjian hipotek biasanya mencapai 15 hingga 20 tahun tergantung perjanjian awal yang disepakati kedua belah pihak pihak kreditur maupun pihak debitur. Nah, sudah paham kan, sekilas tentang hipotek? Nah, untuk lebih jelasnya lagi silahkan dilanjut membacanya:

Kelebihan Hipotek

Adapun kelebihan dari melakukan pengajuan hutang hipotek adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi biaya pajak dari properti yang di jadikan sebagai jaminan hipotek.
  • Barang yang menjadi jaminan hipotek masih bisa dinikmati, ditempati oleh cebitur karena kreditur hanya bisa mengklai kepemilikan barang tersebut.
  • Pelunasan sisa hutang bisa langsung di bayarkan lunas apabila sudah mempunyai dana yang cukup tanpa haru menunggu batas masa pelunasan.

 

Kekurangan Hipotek

Selain kelebihan diatas, hipotek juga memiliki sisi kekurangan. Adapun kekurangan melakukan pengajuan hutang hipotek adalah:

  • Biaya pembayaran hipotek yang cukup besar bisa melebihi harga asli penjualan properti. Kelebihan biaya pembayaran berupa biaya bunga hutang hipotek dan biaya premi asuransi aktiva tetap dan juga biaya tambahan untuk membayar notaris dan adminitrasi bank.
  • Penggunana dari pemanfaatan aset di batasi, meskipun masih bisa dipakai, dimanfaatkan, dan juga dioperasikan namun properti tersebut tidak boleh diperjual belikan, disewakan, menambah gedung, dan memperluas area juga tidak diperbolehkan.

 

Waktu Berakhirnya Penjanjian Hipotek

Adapun hal-hal yang mempengaruhi berhentinya perjanjian hutang hipotek adalah sebagai berikut:

  • Biaya hutang, bungan dan premi aktiva tetap telah dibayarkan dengan lunas oleh debitur
  • Musnah atau hilangnya aset yang di jadikan sebagai objek hutang hipotek, misal di karenakan adanya bencana alam seperti gempa, tanah longsor, atau apabila yang menjadi objek jaminan adalah kapal laut, kapal laut tersebut tenggelam karena kecelakaan atau cuaca.
  • Jangka waktu hipotek sudah berakhir atau habis
  • Daluarsa ekstratif
  • Kreditur melepaskan atau memberikan aset yang menjadi objek jaminan hipotek dengan suka rela kepada debitur yang bersangkutan

 

Asas yang Dipakai dalam Perjanjian Hutang Hipotek

Untuk asas yang di pakai dalam pejanjian hutang hipotek, diantaranya adalah:

  • Asas specialiteit, maksudnya hutang hipotek hanya berlaku pada aset-aset yang telah ditunjuk sebagai jamianya
  • Asas publiciteit, aset yang menjadi jaminan hipotek harus di daftarkan di register umum sebagai jaminan hipotek agar terhindar dari penjualan atau penyewaan aset dan di ketahui oleh pihak lain
  • Asas ondeelbaarheid, aset yang menjadi jaminan hutang hipotek tidak bisa dibagi-bagi, contohnya misal pembayaran hutang hipotek sudah mencapai setengah dari jumlah hutang makan kepemilikan aset masih tetap seperti awal diberikanya sebagai jaminan.

Mengenai hak yang timbul dari kepemilikan benda jaminan hutang hipotek adalah

  • Absolut, artinya dapat di pertahankan dari segala tuntutan pihak manapun
  • Droit de suite, artinya aset yang di jaminkan berada di bawah kuasa siapa aset tersebut berada
  • Droit de preference, artinya hak yang dimiilki seseorang untuk didahulukan pembayaran piutangnya tidak berlaku apabila terjadi pailit atau penyitaan terhadap aset yang menjadi jaminan hutang hipotek tersebut.

Demikian diatas penjelasan tentang Hipotek dan apa saja kelebihan dari perjanjian hutang tersebut. Semoga bermanfaat dan bisa anda jadikan referensi tambahan pengetahuan anda tentang hipotek.

2 Comments

  1. AR. Roesnadi July 11, 2019
  2. Admin September 21, 2019

Add Comment