5 Peninggalan Sejarah Bercorak Budha di Indonesia

Peninggalan Sejarah Bercorak Budha – Buddha merupakan agama yang awalnya berkembang di negara India pada abad ke-6 SM dan kemudian mulai masuk ke Indonesia. Dalam sejarahnya, Siddhartha Buddha Gautama merupakan pelopor yang membawa ajaran agama Buddha. Sudah ada banyak bukti peninggalan sejarah bercorak Budha yang ditemukan di berbagai wilayah Indonesia.

Peninggalan sejarah tersebut juga beragam, mulai dari karangan tulisan, benda mati dan lain sebagainya. Perlu dicatat bahwa peninggalan Budha memiliki ciri khas yang berbeda dengan peninggalan sejarah Hindu. Berikut adalah beberapa peninggalan Budha sekaligus ciri khasnya tersendiri.

Peninggalan Sejarah Bercorak Budha

1. Candi

Dahulu, bangunan Candi merupakan sebuah tempat ibadah bagi umat agama Buddha dan merupakan tempat pemujaan para dewa. Tidak mengherankan jika masyarakat yang menganut kepercayaan ini menjaga Candi dengan baik dan memastikan seluruhnya bersih dan aman. Di Indonesia sendiri sudah ada bukti nyata peninggalan Candi yang tersebar di berbagai wilayah.

Katakanlah Candi Mendut, Candi Borobudur di Jawa Tengah hingga Candi Muara Takus di Sumatera Selatan merupakan salah satu buktinya. Perlu catat bahwa tidak semua Candi merupakan peninggalan sejarah bercorak Budha, mengingat ada karakteristiknya sendiri. Peninggalan Buddha memiliki ciri terdapat patung Sang Buddha dan stupa pada bangunan Candi tersebut.

Tidak sampai disitu saja, Candi Buddha umumnya memiliki 3 tingkatan utama. Tingkat paling dasar biasa disebut Kamadatu yang berarti hidup dengan penuh dosa. Rupadatu merupakan tingkatan tengah yang berarti dapat menghindari nafsu, namun ada keterikatan dengan duniawi. Tingkatan paling atas disebut Arupadatu yang berarti kehidupan yang sempurna untuk mencapai nirwana.

2. Prasasti Kuno

Peninggalan sejarah Buddha selanjutnya adalah prasasti kuno yang menjadi salah satu bukti berakhirnya masa prasejarah karena masyarakat mulai mengenal tulisan. Prasasti dapat diartikan sebagai dokumen tertulis yang biasanya ditemukan pada benda keras seperti batuan atau logam.

Salah satu contoh prasasti yang pernah ditemukan adalah Prasasti Telaga Batu. Prasasti tersebut merupakan prasasti yang tulisannya berkaitan dengan Kerajaan Sriwijaya di masa lalu. Dalam sejarahnya, Prasasti Telaga Batu menjadi salah satu prasasti tertua pada abad ke-6.

3. Arca Buddha

Arca merupakan sebuah benda yang menyerupai patung dan biasanya digunakan untuk kepentingan ritual agama pada masyarakat penganut agama Buddha. Salah satu arca bercorak Buddha yang cukup terkenal adalah arca Sang Buddha Gautama. Ada ciri khas yang menunjukkan bahwa arca tersebut memang peninggalan agama Buddha.

Cirinya adalah bahu yang lebar, ekspresi wajah yang damai, hidung mancung hingga mata yang sedikit terbuka dengan tatapan ke bawah. Arca Buddha umumnya akan ditemukan di sekitar lokasi candi dengan posisi setengah bersila ataupun posisi duduk sambil bersikap mudra. Mudra sendiri merupakan sikap tangan Buddha yang menunjukkan aktivitas Sang Buddha.

4. Karya Sastra

Karya sastra merupakan sebuah tulisan yang ditulis oleh orang-orang tertentu yang isinya bisa beragam, mulai dari amanat hingga tulisan penting. Peninggalan sejarah bercorak Budha ini beberapa yang terkenal diantaranya adalah Kitab Sutasoma, Negarakretagama hingga Arjuna Wiwaha. Perlu diketahui bahwa penulis kitab-kitab tersebut menggunakan nama samaran untuk menyembunyikan identitasnya.

Katakanlah Kitab Negarakretagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca yang ternyata adalah seorang pembesar urusan Agama di Istana Majapahit. Adapun nama asli dari Mpu Prapanca adalah Dang Acarya Nadendra. Berbeda lagi dengan Kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular ketika Majapahit masih dalam kendali Hayam Wuruk.

Ada salah satu petikan Kitab Sutasoma yang terkenal dan bisa dijadikan pelajaran untuk kehidupan yang lebih baik. Petikan tersebut berisikan tentang Bhinneka Tunggal Ika yang ada dalam Pancasila. Tulisan tersebut mengandung pesan bahwa setiap umat yang beragama sebaiknya saling toleransi satu sama lain.

5. Relief

Jika melihat dari peninggalan sejarah, relief dapat diartikan sebagai karya seni pahat yang biasa ditemukan pada candi atau bangunan. Karya seni pahat tersebut semata-mata bukan karya seni biasa, namun melukiskan suatu cerita yang tidak mudah dipahami. Salah satu contoh relief peninggalan Buddha adalah yang terdapat pada Candi Prambanan dan Borobudur.

Adanya peninggalan sejarah bercorak Budha di Indonesia menunjukkan bahwa agama ini pernah ada di negara ini. Perkembangan agama Buddha di Indonesia memang tidak sepesat agama Islam, namun hingga sekarang masih ada penganutnya.

Peninggalan Sejarah Bercorak Budha, Peninggalan Sejarah Bercorak Budha, Peninggalan Sejarah Bercorak Budha,

Add Comment