Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Baik?

Setiap orang tua pasti berencana memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya di masa depan. Namun sebagaimana yang kita tahu, banyak kalangan masyarakat yang  sering kali menemui kebingungan dalam mempersiapkan dana pendidikan tersebut.

Tak sedikit orang tua yang bingung saat memilih antara tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan guna mempersiapkan pembiayaan pendidikan sang buah hati kelak.

Nah, untuk itu, kali ini kami akan membagikan ulasan mengenai hal tersebut. Yakni mengenai apa perbedaan antara tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan. Langsung saja, silahkan disimak.

Perbedaan antara Tabungan Pendidikan dengan Asuransi Pendidikan

Tabungan pendidikan atau yang biasa dikenal dengan tabungan rencana adalah produk tabungan berjangka yang biasanya berdurasi dua tahun ke atas. Tabungan jenis ini merupakan produk keuangan yang dikeluarkan oleh bank sehingga terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.

Jadi, bisa dipastikan, semisal terjadi suatu kasus atau kepailitan bank tempat Anda menabung, maka nilai tabungan Anda akan tetap aman. Biasanya untuk tabungan pendidikan ini, mengharuskan Anda untuk menyetorkan dana setiap bulan hingga jatuh tempo.

Intinya, tabungan pendidikan merupakan tempat yang ideal untuk menyimpan dana masa depan yang kita miliki. Biasanya, tabungan pendidikan juga terdapat fitur asuransi jiwa didalamnya, sehingga tabungan akan tetap tersetor meski sang orang tua telah meninggal dunia.

Sementara itu, produk asuransi pendidikan merupakan gabungan antara produk tabungan dan asuransi jiwa berjangka (term life). Produk asuransi pendidikan memiliki tujuan utama dalam memberikan kepastian dana pendidikan anak serta melindungi orang tua sebagai pencari nafkah (life insurance). Berbeda dengan tabungan pendidikan, produk  asuransi pendidikan tidak termasuk dalam produk bank dan tidak dijamin oleh LPS. prosedur kerja dari asuransi pendidikan sendiri dengan cara mengumpulkan dana dari nasabah dan memanfaatkan saldo tabungan sebagai jaminan atas pendidikan anak.

Dalam hal ini, Anda dapat mengambil saldo tabungan untuk membiayai keperluan pendidikan dari perusahaan asuransi yang menaungi Anda. Dan jika orang tua anak atau penanggung jawab asuransi tersebut meninggal dunia, maka tabungan tetap dapat disetorkan dan biaya pendidikan anak tetap terjamin.

Mana yang lebih baik, Tabungan Pendidikan atau Asuransi Pendidikan?

Berbicara mengenai mana yang lebih baik, antara tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan, tentunya setiap produk memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Apabila Anda memilih menabung di tabungan pendidikan, maka saldo tabungan yang terkumpul dapat ditarik pada akhir periode. Selain itu, keuntungan atau bunga yang akan didapatkan juga sesua dengan ketetapan bunga yang telah disepakati. Biasanya imbal jasa yang ditawarkan setara dengan besarnya deposito. Oleh karena itu, jika Anda menabung di tabungan rencana atau pendidikan, maka Anda akan mendapatkan bunga sesuai dengan kesepakatan awal dan saldo tabungan Anda tidak mungkin berkurang.

Berbeda dengan asuransi pendidikan, dimana keuntungan yang bisa didapatkan tidak dapat dipastikan atau tidak tetap. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan investasi dan risiko investasi itu sendiri. Misalnya, jika memilih reksadana campuran sebagai instrumen investasi, maka kondisi pasar dan harga saham akan sangat mempengaruhi besar kecilnya nilai dana investasi dalam asuransi Anda. Maka dari itu, keuntungan yang akan Anda dapatkan dari asuransi ini bisa saja lebih rendah, tetap, atau mungkin bertambah banyak.

Nah, sekarang sudah ada gambaran kan, mengenai asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan. Pastinya, kedua instrumen tersebut sama-sama baik. Jadi, anda bisa memilih salah satu, atau bahkan keduanya.

Add Comment